Lastest News
Logo BUMN Baik

Tingkatkan Potensi Ekspor BUMN: Bio Farma Dorong Pencapaian Penjualan Ekspor 2018
Thursday, 13 September 2018

Tingkatkan Potensi Ekspor BUMN: Bio Farma Dorong Pencapaian Penjualan Ekspor 2018

Bandung - Bio Farma terus memenuhi target ekspor, diperkirakan penjualan ekspor sampai 2018 bisa mencapai USD 71,6 juta. Vaksin yang akan diekspor pada bulan September sampai dengan Desember, terdiri dari Vaksin Polio, Campak, TT, DTP, Td, untuk negara- negara berkembang seperti Pakistan, Afganistan, Sudan, Maroko dan negara lainnya. 

M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma menyampaikan saat mengecek kesiapan ekspor, hari ini, 12 September 2018 di Bandung. 

“Produk akhir Vaksin yang didistribusikan melalui lembaga Internasional UNICEF, PAHO; dan melalui Bilateral dalam bentuk bulk vaksin atau intermediate produk yang nantinya akan di formulasi dan dikemas menjadi produk akhir vaksin. Beberapa produsen yang membeli bulk antara lain lima produsen vaksin di India, satu produsen di Afrika Selatan dan satu produsen vaksin di Bangladesh. Jenis bulk yang diekspor seperti bulk Polio, Tetanus, Difteri, Pertusis, Campak” ungkap Rahman. 

“Saat ini pasar ekspor Bio Farma memiliki dua segmen, yaitu pengadaan melalui lembaga Internasional UNICEF, Pan American Health Organization (PAHO), serta melalui Bilateral, pembelian langsung dari beberapa produsen vaksin di luar negeri seperti India, Mesir, serta beberapa agent atau distributor di Afrika Selatan, Thailand, Turki, Mexico dan negara lainnya” 
“Kami terus berkoordinasi dengan beberapa lembaga Internasional, pada awal Oktober 2018, Bio Farma diundang oleh UNICEF dalam pertemuan tahunan industri vaksin, di Copenhagen, Denmark, yang bertujuan untuk pemutakhiran informasi kebutuhan dan forecasting penyediaan vaksin dalam 5 tahun mendatang, produk apa saja yang dibutuhkan di dunia saat ini dan 10 tahun kedepan”. 

“Selain itu juga untuk mengupdate aspek regulasi internasional, dan Bio Farma melakukan pertemuan langsung dengan customer untuk mendapat feedback terhadap kebutuhan dan memperkirakan kemampuan supply vaksin Bio Farma”tambah Rahman. 

Kedepan Bio Farma terus mempersiapkan riset-riset vaksin untuk pemenuhan kebutuhan global seperti pada 13 September ini, Bio Farma juga gelar Forum Riset Life Science Nasional (FRLN). Forum yang dibentuk sejak 2011 sinergi dengan Kemenristek Dikti, Lembaga Riset, Universitas dan Kementerian Kesehatan;bertujuan untuk melakukan pengembangan vaksin dan produk Life Science baru dalam negeri untuk kemandirian riset nasional. 

Sebanyak dua belas konsorsium dan Working Group riset, yaitu Human Immunodeficiency Virus (HIV), Hepatitis B, Human Papillomavirus (HPV), Stemcell, Eritropoetin (EPO), Tuberculosis (TBC), Demam Berdarah (Dengue), Influenza, Malaria, Rotavirus, Stem Cell, Pneumococcus dan Delivery System. Diharapkan hasil riset dan pengembangan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan untuk capai kemandirian. 

Saat ini hanya sekitar 30 produsen vaksin yang sudah mendapatkan kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) salah satunya Bio Farma, “Kami merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dilihat dari jenis produk dan kapasitas, serta menjadi rujukan centre of excellence bagi produsen vaksin di negara Islam. Sebagai BUMN memiliki peran yang sangat strategis untuk turut serta melakukan percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan, dalam upaya percepatan dan kemandirian pengembangan produk biopharmaceutical dan vaksin.

“Dengan total kapasitas produksi lebih dari 2 miliar dosis per tahun. Komposisi produksi tersebut adalah masing-masing 60 persen untuk kebutuhan dalam negeri dan 40 persen untuk kebutuhan ekspor”. 

NARASI TERPOPULER
BUMN Sediakan 400 Hunian Sementara Bagi Korban Gempa di Sigi
Jakarta,18 Oktober 2018 - Dalam rangka membantu menyediakan tempat tinggal sementara bagi para pengu...
18 Oct 2018
Mekar Tumbuh BUMN Tanpa Intervensi Politik
Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang dua peran penting pengelolaan tanggung jawab koo...
18 Oct 2018
...
18 Oct 2018
Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek
Bali, 14 Oktober 2018 --- Annual Meeting IMF – WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat u...
15 Oct 2018
Telkom Paparkan Strategi Indonesia Menuju Global Digital Hub di Indonesia Pavilion
Bali, 12 Oktober 2018 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam memasti...
13 Oct 2018
BUMN Raup Untung di Bali
Guys, tahu acara Annual Meeting IMF-World Bank (AM IMF WB) 2018 kan? Acara pertemuan tahunan yang be...
12 Oct 2018
Indonesia Pavilion Paparkan Peluang Investasi Infrastruktur Indonesia
Kementerian BUMN, melalui Indonesia Pavilion, memaparkan adanya peluang investasi senilai US$42,2 mi...
12 Oct 2018
DPR: Akses Keuangan Perbankan BUMN Sudah Berpihak ke Masyarakat Kita
Jakarta - Perbankan nasional yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi faktor yang amat...
12 Oct 2018
Optimalkan IMF-WB Annual Meeting, Pembangunan Infrastruktur Mendapatkan Pembiayaan
Nusa Dua, 11 Oktober 2018 – Pertemuan IMF-world Bank di Bali memberikan kontribusi yang baik b...
12 Oct 2018
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi
Jakarta, 10 Oktober 2018  – PT. Pertamina (Persero) menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak...
10 Oct 2018