Lastest News
Logo BUMN Baik

Akuisis 51 % Saham Freeport, Masyarakat Indonesia Harus Ikut Dukung dan Kawal
Monday, 16 July 2018

Akuisis 51 % Saham Freeport, Masyarakat Indonesia Harus Ikut Dukung dan Kawal

Jakarta – Pemerintah Indonesia bersama Freeport Mc-Moran berhasil membuat kesepakatan mengalihkan 51 persen saham perusahaan PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada holding industri pertambangan, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Kesepakatan divestasi itu tertuang dalam Head of Agreement (HoA) yang ditandatangani di Jakarta, Kamis (12/7). Adapun biaya yang harus dikeluarkan pihak Indonesia yakni mencapai USD 3,85 miliar atau sekitar Rp 55 triliun. 

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abra Talattov mengatakan masyarakat Indonsia harus tetap mendukung usaha pemerintah menasionalisasi perusahaan tambang asing di Papua, mengingat sudah lebih dari 50 tahun kekeyaan negara itu diekploitasi oleh asing. 

Mengawal setiap langkah yang diambil pemerintah, menurut Abra, juga menjadi penting. Sebab, lanjut Abra, permasalahan Freeport merupakan hal kompleks yang bisa diselesaikan secara bersama. 

“Kalau bisa libatkan KPK, BPK, dan DPR sebagai perwakilan resmi masyarakat. Penandatanganan HoA itu adalah langkah awal dari langkah-langkah selanjutnya dalam ikhtiar kita menasionalisasi Freeport, kita harus terus dukung dan kawal.” kata Abra, Jumat (13/7).

Kendati begitu, Abra berpesan bahwa pemerintah dan masyarakat jangan terlalu terlena dengan penandatangan HoA itu. Kerena menurutnya, pihak Indonesia harus tetap berhati-hati dalam membuat kerjasama sehingga pihak Freeport tidak kembali diuntungkan secara sepihak. 

Terkait dana yang harus dibayarkan pihak Indonesia, sejumlah bank BUMN maupun asing sudah memberi tawaran pinjaman dana kepada Inalum sekitar Rp 75 triliun. Menurut Abra, Inalum sebagai BUMN harus menghitung secara matang total pinjaman dana yang akan diambil. 

“Sebagai langkah mengembangkan perusahaan, Inalum harus menghitung secara optimal terhadap tawaran pinjaman uang yang lebih dari nominal akuisisi,” ucap Abra. 

Abra menjelaskan, seandainya proses divestasi telah resmi, pinjaman dana yang digunakan Inalum tidak akan menjadi beban, jika nominalnya sesuai dengan yang dibutuhkan, dan arus penerimaan perusahaan terkontrol dan berjalan dengan lancar. 

Terakhir, Abra mengingatkan pemerintah harus membuat kesepakatan mengenai denda lingkungan yang masih harus diselasaikan PTFI sebesar USD 5 miliar. Jangan sampai, kata Abra, beban tersebut malah ditanggung Inalum nantinya. 

Dengan semua tantangan yang akan dihadapi Indonesia, Abra mengatakan, masyarakat harus yakin BUMN Indonesia mampu mengelola tambang di Papua.

NARASI TERPOPULER
BUMN Sediakan 400 Hunian Sementara Bagi Korban Gempa di Sigi
Jakarta,18 Oktober 2018 - Dalam rangka membantu menyediakan tempat tinggal sementara bagi para pengu...
18 Oct 2018
Mekar Tumbuh BUMN Tanpa Intervensi Politik
Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang dua peran penting pengelolaan tanggung jawab koo...
18 Oct 2018
...
18 Oct 2018
Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek
Bali, 14 Oktober 2018 --- Annual Meeting IMF – WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat u...
15 Oct 2018
Telkom Paparkan Strategi Indonesia Menuju Global Digital Hub di Indonesia Pavilion
Bali, 12 Oktober 2018 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam memasti...
13 Oct 2018
BUMN Raup Untung di Bali
Guys, tahu acara Annual Meeting IMF-World Bank (AM IMF WB) 2018 kan? Acara pertemuan tahunan yang be...
12 Oct 2018
Indonesia Pavilion Paparkan Peluang Investasi Infrastruktur Indonesia
Kementerian BUMN, melalui Indonesia Pavilion, memaparkan adanya peluang investasi senilai US$42,2 mi...
12 Oct 2018
DPR: Akses Keuangan Perbankan BUMN Sudah Berpihak ke Masyarakat Kita
Jakarta - Perbankan nasional yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi faktor yang amat...
12 Oct 2018
Optimalkan IMF-WB Annual Meeting, Pembangunan Infrastruktur Mendapatkan Pembiayaan
Nusa Dua, 11 Oktober 2018 – Pertemuan IMF-world Bank di Bali memberikan kontribusi yang baik b...
12 Oct 2018
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi
Jakarta, 10 Oktober 2018  – PT. Pertamina (Persero) menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak...
10 Oct 2018