Lastest News
Logo BUMN Baik

Pengamat Apresiasi Upaya PT Pertamina Pasok BBM Pascagempa Sulteng
Friday, 5 October 2018

Pengamat Apresiasi Upaya PT Pertamina Pasok BBM Pascagempa Sulteng

Jakarta - Pengamat energi, Mamit Setiawan, mengapresiasi upaya PT Pertamina (Persero) memasok bahan bakar minyak pascagempa bumi berkekuatan 7,4 skala Richter yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 28 September 2018.

"Sejauh ini, meski ada keterbatasan akses transportasi, saya kira Pertamina sudah berupaya maksimal mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat terdampak gempa," katanya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, dengan kendala jalan darat yang kurang memungkinkan, Pertamina sudah menempuh alternatif melalui jalur udara dan laut, guna memasok BBM bagi masyarakat dan kebutuhan pembangkit serta genset PT PLN (Persero) untuk menerangi khususnya rumah sakit dan posko pengungsian.

"Penggunaan pesawat jenis air tracktor merupakan solusi sementara yang cukup efektif dalam rangka pemulihan awal untuk bahan bakar transportasi dan listrik," katanya.

Mamit menambahkan pengiriman sejumlah SPBU portable juga efektif menembus masyarakat terdampak yang cukup jauh dan sulit.

"Oleh karena itu, Pertamina mesti memperbanyak lagi volume BBM yang didistribusikan dengan segala cara baik melalui darat, udara, dan laut, agar kegiatan dan ekonomi masyarakat di Sulteng segera pulih kembali," ujarnya.

Ia juga menilai pengiriman BBM melalui jalur laut bisa lebih mudah dan banyak menjangkau masyarakat terdampak ketimbang udara.

Sementara itu, kapal tanker MT Lamiwuri sudah tiba dan sandar di Dermaga Terminal BBM Pertamina di Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10).

"Ini adalah tanker kedua yang berhasil disandarkan di Terminal BBM Donggala setelah MT Karmila," kata VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito, dalam pernyataannya.

MT Karmila dengan membawa 1,2 juta liter BBM jenis premium melakukan bongkar muat di Donggala, Sulawesi Tengah pada Rabu (3/10).

Sementara, menurut Adiatma, tanker Lamiwuri yang membawa tiga juta liter BBM jenis avtur dan solar, akan makin memperkuat stok BBM untuk Palu dan sekitarnya. 

MT Lamiwuri merupakan bagian dari empat tanker yang dikerahkan Pertamina untuk memasok BBM di wilayah yang terdampak gempa bumi dan tsunami pekan lalu.

Keempat kapal tanker dengan membawa berbagai jenis BBM dengan total volume 11,2 juta liter berdatangan di Donggala pada Kamis (4/10) hingga Jumat ini. 

Terminal BBM Donggala merupakan salah satu fasilitas Pertamina yang terkena dampak bencana pada Jumat (28/9).

Adiatma mengatakan pascabencana, Pertamina segera memprioritaskan pengoperasian Terminal BBM Donggala hingga akhirnya dioperasikan secara terbatas pada Minggu (30/9).

Untuk mengoptimalkan operasional Terminal BBM Donggala itu, Pertamina telah mengirimkan tim dengan keahlian di bidang marine, suplai distribusi dan HSE untuk memeriksa dan melakukan langkah-langkah perbaikan.

"Ditambah lagi untuk memperkuat penyaluran BBM di Kota Palu serta Donggala dan sekitarnya, Pertamina telah memberangkatkan bantuan melalui jalur darat, laut dan udara," katanya.

Bantuan operasional yang dibawa itu antara lain 100 SPBU portable, truk pengangkut BBM beserta awak mobil tangki yang diberangkatkan dari Jakarta dan wilayah operasi di Sulawesi, truk tangki berdispenser (mobile dispenser), operator SPBU dari Kalimantan dan Sulawesi serta dukungan operasional lainnya.

 

Penulis: Kelik Dewanto

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/755100/pengamat-apresiasi-upaya-pt-pertamina-pasok-bbm-pascagempa-sulawesi-tengah

BERITA TERPOPULER
"BUMN Bersinergi" Bangun 1.300 Hunian Sementara di Lombok
"BUMN Bersinergi" telah berhasil membangun sekitar 1.300 hunian sementara (huntara) di sej...
23 Oct 2018
Tidak Ada Kebohongan dalam Divestasi Freeport
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menegaskan tidak ada kebohongan dalam divestasi ...
23 Oct 2018
Indonesia Akan Segera Memiliki Pabrik Ban Pesawat Pertama
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggandeng BUMN asal China untuk mendirikan pabrik ban pesawat pe...
22 Oct 2018
Inalum-Freeport Segera Rampungkan Transaksi Divestasi
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menyatakan penentuan kursi manajemen o...
22 Oct 2018
BTN Ajak Generasi Milenial Jadi Pengusaha Properti
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendorong generasi milenial untuk menjadi pengusaha...
22 Oct 2018
Strategi Garuda Indonesia Sejahterakan Karyawan
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk beberapa waktu lalu sempat mendapat kecaman dari serikat-serikat k...
22 Oct 2018
BUMN dan UMKM dikerahkan percepat rekonstruksi Lombok
Pemerintah mengerahkan sejumlah BUMN dan berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memp...
22 Oct 2018
AP II Gondol 3 Penghargaan pada Ajang Stevie Awards 2018
 PT Angkasa Pura II berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Stevie Awards 2018 yang merupak...
22 Oct 2018
BUMN Diklaim Kuasai 60 Persen Produksi Minyak Domestik
Pemerintah mengklaim telah berhasil mengalihkan hampir 60 persen produksi minyak domestik kepada PT&...
22 Oct 2018
BNI & Mandiri Gerak Cepat Bangun Hunian Sementara di Sigi
Pascagempa yang melanda sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ...
22 Oct 2018