Lastest News
Logo BUMN Baik

Indonesia Investment Forum 2018: BUMN Bangun Komitmen Baru Pembiayaan Infrastruktur
Thursday, 11 October 2018

Indonesia Investment Forum 2018: BUMN Bangun Komitmen Baru Pembiayaan Infrastruktur

Nusa Dua, Bali - Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 saat ini tengah berlangsung di Bali selama 8-14 Oktober 2018.

Antusiasme dunia terhadap hajatan ini terlihat besar di mana jumlah partisipan yang mendaftar mencapai 34.000 peserta melampaui target 22.000 peserta yang hadir dari 189 negara.

Ratusan agenda pertemuan dan seminar yang diselenggarakan menjadi daya tarik bagi para peserta, yang umumnya merupakan para pengambil kebijakan, pengusaha, investor, para eksekutif dan ekonom serta warga dunia, yang tentunya memiliki perhatian terhadap kondisi dan prospek perekonomian dewasa ini.

Daya tarik Pulau Dewata Bali sepertinya menjadi salah satu magnet bagi para partisipan untuk hadir, sekaligus berwisata di destinasi wisata dunia ini serta daerah sekitarnya. 

Pada hari ini, Kamis (11/10/2018), dilakukan juga acara penandatanganan kerja sama financing & investasi langsung proyek infrastruktur di Hotel Inaya Putri, Nusa Dua Bali dalam rangkaian Indonesia Investment Forum (IIF) 2018.

Penandatanganan dihadiri Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, sejumlah direksi BUMN yang terlibat serta CEO investment bank & financial industry.

Penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen besar Pemerintah Indonesia dalam upaya melanjutkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu kunci Indonesia dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

 

Ini Rangkuman Komitmen IIF 2018

Berikut ini rangkuman signing ceremony yang dilakukan sejumlah BUMN dalam acara Indonesia Investment Forum 2018 yang diselenggarakan bersamaan dengan Pertemuan IMF-World Bank Group 2018 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, hari ini, Kamis (11/10/2018).

BMRI-JSMR

Penyerahan surat izin efektif untuk dana investasi infrastruktur atau Dinfra dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Penyerahan atau penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoadtmodjo, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Hoesen. Nilai investasi yang disepakati diperkirakan menembus US$112 juta.

Penandatanganan investasi reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan AIA, Allianz Life, IIF, Taspen, dan Wana Artha.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoadtmodjo, dan CEO Allianz Life Indonesia Joos Louwerier dengan nilai investasi US$224 juta.

PERTAMINA-CPC

Penandatangan Framework Agreement antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation, Taiwan yang akan menetapkan peran dan tanggung jawab kedua pihak dan mengkonfirmasi pengembangan dasar dan pelaksanaan proyek.

Dalam kerja sama tersebut, Pertamina dan CPC akan membentuk joint venture yang bekerja sama untuk pengembangan skala naphtha cracker dan membangun unit turunan hilir yang dapat memenuhi kekurangan produk di Indonesia seperti propylene, polyethylene, dan butadiene.

Penandatangan dilakukan antara Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Chairman CPC Corporation, Taiwan, Chein Tai. Nilai kesepakatan tersebut senilai US$6,5 miliar.

MEGA-HK

PT Hutama Karya (Persero) melakukan penandatangan pinjaman pembangunan jalan tol Pekanbaru—Dumai dengan PT Bank Mega Tbk. senilai US$523 juta. Kesepakatan diteken oleh Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dan Presiden Direktur Bank Mega Kostaman Thayib.

Investasi yang dikucurkan merupakan pinjaman bilateral antara Hutama Karya dan Bank Mega untuk mendukung program pemerintah mengakselerasi program pembangunan infrastruktur. Ruas tersebut ditargetkan beroperasi pada 2020 dengan total panjang 131 kilometer.

HK-MUFG

PT Hutama Karya (Persero) meneken loan agreement untuk menutup kewajiban porsi ekuitas di ruas tol Pekanbaru Dumai dengan sejumlah institusi finansial. Total fasilitas yang diberikan senilai US$336 juta.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dan Deputy General Manager Head of Global Corporate Banking MUFG Pancaran Affendi.

HK-BMRI SINDIKASI

PT Hutama Karya (Persero) meneken pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Dalam kesepakatan tersebut, investment loan atau pinjaman investasi yang diberikan US$684 juta dan credit default swap (CDP) loan hingga US$388 juta untuk menutupi porsi pinjaman ruas tol Terbanggi Besar- Pematang Panggang-Kayu Agung.

Ruas tersebut merupakan salah satu bagian prioritasi dari Trans-Sumatra yang ditargetkan beroperasi pada 2019 dengan total panjang 185 kilometer.

SMI-MAYBANK

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) meneken penandatangan fasilitas sharia cross currency hedging dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Cakupan dari perjanjian tersebut bernilai setara dengan US$128 juta.

Adapun, penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur Emma Sri Martini dan CEO Bank Maybank Indonesia Taswin Zakaria.

GMFI

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. meneken kemitraan strategis dalam Industri maintenance repair and overhaul (MRO) dan aviasi dengan Air France Industries KLM Engineering&Maintenance.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Maintenance Facility AeroAsia Iwan Joeniarto dan Anne Brachet EVP Air France Industries-KLM E&M. Kerja sama tersebut akan fokus menggarap fasilitas utama GMF di Jakarta. Potensi nilai bisnis mencapai US$400 juta dalam 10 tahun.

GMF-CCCI

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. meneken kemitraan dengan PT China Communications Construction Indonesia. Keduanya meneken perjanjian bersyarat dalam bentuk skema joint venture atau pembiayaan proyek yang mengkhususkan kepada perawatan pesawat, perbaikan, operasi, dan penerbangan terkait.

Secara detail, China Communication Construction akan melakukan penyertaan ekuitas dengan potensi nilai bisnis US$500 juta.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Maintenance Facility AeroAsia Iwan Joeniarto dan Presiden Direktur China Communications Construction Indonesia Fan Yilin.

ITDC

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) meneken pendanaan pengembangan dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Fasilitas pembiayaan dengan total mencapai US$248,4 juta. Kesepakatan diteken oleh Chief Executive Officer ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Director General AIIB Supee Teravaninthorn.

Proyek yang akan didanai ditargetkan akan diterima jajaran direksi Asian Infrastructure Investment Bank pada Desember 2018. Skema tersebut akan menjadi pendanaan tunggal perbankan perdana di Indonesia dan pendanaan perbankan pertama di infrastruktur pariwisata secara global.

Destinasi pariwisata Mandalika ditargetkan selesai pada rentang 2019—2026 yang terdiri atas dua fase. Proyek yang akan diusulkan kepada Asia Infrastructure Investment Bank yakni tahap I yakni dua komponen.

Pertama, penyediaan layanan dasar dan infrastruktur akan mencakup konstruksi baru, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur di Mandalika serta diseleksi sekitarnya komunitas. Kedua, dukungan implementasi dan pengembangan kapasitas untuk melengkapi komponen pertama.

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menekan Head of Agreement (HOA) dengan Amorsk Group.

Penandatanganan dilakukan oleh Janitra Limmantoro, Chief Executive Officer Menjangan Group, Saifful Azhar Sabaruddin, Developer Advisor, Chief Executive Officer ITDC Abdulbar M. Mansoer, Syed Naziam Syed Faisal, President/Commisioner PT Amorsk Indonesia, Group CEO Serba Dinamik Holding Berhad.

WIKA

Penandatangan Head of Agreement antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan Menjangan Group untuk pengembangan destinasi pariwisata dan infrastructure di Wilayah Utara Bali

HoA diteken oleh Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Chief Executive Officer ITDC Abdulbar M. Mansoer, Janitra Limmantoro, Chief Executive Officer Menjangan Group.

Pengembangan yang dilakukan berupa resort yang berlokasi di Wilayah Utara Bali yang ditargetkan beroperasi pada 2022. Nilai investasi mencapai US$198 juta.

AP II & DANAREKSA

PT Angkasa Pura II (Persero) meluncurkan proses pencarian mitra strategis berkolaborasi dengan PT Danareksa Sekuritas. Perseroan berencana memperluas Kualanamu Airport di Medan, Sumatra Utara, yang tengah berkembang pesat.

AP II mengundang pihak yang berkepentingan untuk menyerahkan letter of interest kepada perseroan dan/atau financial adivisor. Tujuannya, untuk memilih mitra strategis dengan tiga tujuan yakni ekspansi, keahlian, dan keadilan. Nilai investasi diproyeksikan menembus US$500 juta.

Penandatangan dilakukan Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan Presiden Direktur Danareksa Sekuritas Jenpino Ngabdi.

PINDAD

PT Pindad (Persero) menekan kemitraan strategis dengan Waterbury Farrel untuk pembangunan pabrik amunisa kecil di Turen, Malang.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Pindad Abraham Mose dan President & CEO Magnum Integrated Technology Inc. Waterbury Farrel Division dengan nilai investasi mencapai US$100 juta.

Adapun, skema kooperasi yakni built operate transfer (BOT) selama 10 tahun. Pindad akan menyiapkan lahan kemudian Waterbury Farrel akan menjadi mitra teknologi. Pendanaan akan disediakan oleh investor lokal atau perbankan.

ANTAM-OENI

PT Aneka Tambang Tbk menekan Head of Agreement (HoA) dengan Ocean Energy Nickel International Pty Ltd (OENI) dengan nilai kesepakatan US$320 juta.

HoA berisi di mana Antam akan menyedian pasokan bijih nikel yang stabil untuk proyek NPI Blast Furnac di Halmahera, Maluku Utara. OENI akan memastikan keuangan dari keseluruhan proyek dan penyelesaian konstruksi sesuai jadwal dengan porsi kepemilikan 70% dan Antam 30%.

Penandatangan HoA dilakukan oleh Arie Prabowo Ariotedjo, Direktur Utama Aneka Tambang dan Li Pingsheng, Chairman and Director Ocean Energy Nickel International.

INALUM-ANTAM-CHALCO

PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero), PT Aneka Tambang Tbk. meneken Head of Agreement (HOA) dengan Alumunium Corporation of China Limited (Chalco).

Penandatangangan dilakukan oleh Direktur Utama Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Aneka Tambang Arie Prabowo Ariotedjo, dan President Chalco Lu Dongliang. Nilai kesepakatan tersebut mencapai US$850 juta.

Penandatangan HoA tersebut berisi kesepakatan bahwa Chalco akan membeli saham PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) sehubungan dengan pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR). Fasilitas tersebut akan memiliki kapasitas produksi alumina sebesar 1 juta tpa, di Mempawah, Kalimantan Barat.

KAI & INKA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT INKA (Persero) meneken Head of Agreement (HOA) dengan Progress Rail untuk investasi gabungan dan kolaborasi teknologi otomotif.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro, Direktur Utama INKA Budi Noviantoro, dan Senior Vice President and South East Asia of Progress Raill Patrick O’Donnel. Nilai kesepakatan tersebut mencapai US$500 juta.

BOMA-DOOSAN

Penandatanganan HoA PT Boma Bisma Indra (Persero) dengan Doosan Infracore Co.Ltd. dan PT Equiti Manajemen Teknologi. Rencananya, akan dilakukan kemitraan strategis untuk mendukung manufaktur mesin kelautan nasional untuk jalan tol laut. Nilai investasi diperkirakan mencapai US$185 juta.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Boma Bisma Indra Rahman Sadikin, Executive Vice Presiden Doosan Infracore Co. Ltd, dan Direktur Utama Equiti Manajemen Teknologi Rudy Setyopurnomo.

 

Mandiri Biayai Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Rp2,17 Triliun

PT Bank Mandiri Tbk. menyalurkan kredit investasi berskema sindikasi kepada Hutama Karya dengan limit sebesar Rp2,17 triliun untuk pembangunan ruas tol Terbanggi Besar, Lampung Tengah - Kayu Agung Sumatra Selatan sepanjang 185 km.

Pembiayaan tersebut memperkuat dukungan BMRI pada percepatan pembangunan proyek infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan memangkas biaya pergerakan barang dan jasa. Untuk itu, perseroan menyalurkan kredit investasi berskema sindikasi kepada Hutama Karya dengan limit sebesar Rp2,17 triliun untuk pembangunan ruas tol Terbanggi Besar, Lampung Tengah- Kayu Agung Sumatra Selatan sepanjang 185 km.

Nilai tersebut meliputi 22% dari total kredit sindikasi dari lembaga keuangan dalam negeri sebesar Rp9,17 triliun. Disamping kredit sindikasi, Hutama Karya juga mendapatkan fasilitas CDS sebesar Rp5,2 triliun untuk memastikan keberlangsungan proyek tersebut.

Adapun penandatanganan perjanjian kredit dilakukan oleh SEVP Large Corporate Banking Bank Mandiri Dikdik Yustandi, Direktur Keuangan Hutama Karya Anis Anjayani, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar dan Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo di Bali, Kamis (11/10).

Menurut Royke, keikutsertaan Bank Mandiri dalam sindikasi ini mengindikasikan konsistensi perseroan dalam mendukung sinergi antar BUMN pada program-program strategis Pemerintah, khususnya dalam percepatan penyediaan infrastruktur utama.

“Bank Mandiri memiliki komitmen yang kuat dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur penting, seperti pembangunan jalan tol, dan pembangunan bandara maupun pelabuhan laut. Untuk itu, kami memiliki produk-produk pembiayaan yang bisa dimanfaatkan, termasuk pada tahap pembebasan lahan, pembangunan konstruksi maupun tahap pengoperasian,” jelas Royke.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Mandiri bersama perusahaan anak Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi berkerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA).

Produk investasi yang pertama kali diluncurkan tersebut telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada Kamis, 11 Oktober 2018 dan akan segera diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp1,5 triliun.

Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas sebelumnya telah membantu Jasa Marga menerbitkan obligasi Rupiah di pasar modal internasional, Komodo bonds senilai Rp4 triliun pada akhir tahun lalu, serta Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) untuk membiayai pengembangan jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Harapannya, alternatif pembiayaan infrastruktur melalui pasar modal ini dapat dimanfaatkan perusahaan di bidang infrastruktur untuk mendapatkan sumber pendanaan yang efektif dengan biaya yang terukur.

Pada kesempatan lain, Bank Mandiri memberikan fasilitas kredit transaksi khusus senilai Rp 2,5 triliun kepada PT Indonesia Infrastruktur Finance.

Fasilitas kredit transaksi khusus ini bertenor 3 (tiga) tahun. Selain itu, Bank Mandiri juga memberikan fasilitas kredit jangka pendek seniai Rp500 miliar bertenor 1 (satu) tahun, serta fasilitas treasury line sebesar US$100 juta denan jangka waktu fasilitas selama 5 tahun sejak penandatanganan.

"Dukungan Bank Mandiri terhadap Indonesia Infrastruktur Finance merupakan inplementasi dari keseriusan Bank Mandiri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalu pembangunan infrastruktur," katanya.

Untuk keseluruhan sektor infrastruktur, Bank Mandiri telah mengucurkan pembiayaan senilai Rp165,8 triliun hingga Juni 2018. Dari nilai tersebut, Rp39,3 triliun dialokasikan untuk pembangunan transportasi, termasuk bandara dan pelabuhan.

Selain itu, Rp36,8 triliun untuk pembangkit listrik, Rp24,1 triliun untuk proyek migas dan energi terbarukan, Rp18,3 triliun untuk sektor jalan tol, konstruksi dan sisanya untuk pembangunan telematika, perumahan dan fasilitas kota serta sektor lainnya.

 

Dirut Mandiri: KIK-Dinfra Sumber Pendanaan Infrastruktur Yang Efektif & Terukur

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan alternatif pembiayaan infrastruktur melalui pasar modal dapat dimanfaatkan perusahaan di bidang infrastruktur untuk mendapatkan sumber pendanaan yang efektif dengan biaya yang terukur.

“Inisiatif ini juga akan membantu pendalaman pasar keuangan domestik melalui penambahan produk investasi berbasis proyek infrastruktur,” ujar Kartika.

KIK-DINFRA akan diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp1,5 triliun. Adapun, pengumpulan dana melalui RDPT yang mencapai Rp3 triliun akan memberikan tambahan belanja modal kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Bank Mandiri sendiri sebagai perbankan nasional telah menyalurkan pembiayaan langsung yang signifikan ke sektor infrastruktur hingga mencapai 24% dari total portofolio kredit perseroan.

Pada akhir semester I/2018, nilainya mencapai Rp165,8 triliun dari total komitmen Rp255,3 triliun yang sudah diberikan ke proyek-proyek infrastruktur. Penyaluran itu naik 23% secara yoy.

 

Ini 19 Kerja Sama Investasi & Pembiayaan Yang Ditandatangani di IIF

Adapun kerjasama investasi dan pembiayaan yang ditandatangani adalah sebagai berikut:

1. Strategic Partnership senilai antara PT GMF AeroAsia Tbk dan Airfrance Industries serta KLM Enginering & Maintenance

2. Partnership senilai US$500 juta antara GMF AeroAsia dan China Communications Contruction Indonesia

3. Peluncuran penawaran kerjasama strategis bandara Kualanamu oleh PT Angkasa Pura II (Persero) kepada investor, senilai hingga US$500 Juta

4. Strategic Partnership senilai US$100 juta antara PT Pindad (Persero) dan Waterbury Farrel

5. Strategic partnership senilai US$320 juta antara PT Aneka Tambang Tbk dengan Ocean Energy Nickel International Pty. Ltd

6. Strategic Partnership senilai US$850 juta antara PT Inalum (Persero), Antam dan Aluminium Corporation of China Limited

7. Kerjasama senilai US$500 juta antara PT KAI (Persero), PT INKA (Persero) dan Progress Rail (Caterpillar Group)

8. Kerjasama senilai USD 185 juta antara PT Boma Bisma Indra (Persero) dan Doosan Infracore serta Equitek

9. KIK-Dinfra senilai US$112 juta oleh PT Jasa Marga dan Bank Mandiri serta pernyataan efektif OJK

10. RDPT PT Jasa Marga dan Bank Mandiri serta AIA, Taspen, Wana Artha, Allianz dan Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) senilai US$224 juta

11. Kerjasama investasi senilai US$6.5 miliar antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation

12. Kerjasama investasi senlai EUR 150 juta antara PLN dan KfW

13. Kredit investasi Senilai US$523 juta dari Bank Mega kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk pembangunan ruas tol Pekanbaru - Dumai

14. Asset monetization senilai US$336 juta oleh Hutama Karya dengan ICBC, MUFG, Permata Bank, SMI

15. Kredit Sindikasi US$684 juta kepada Hutama Karya dari Bank Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga dan SMI

16. Investasi senilai US$310 juta antara Menjangan Group, ITDC dan Amorsk Group

17. Investasi senilai US$198 juta antara PT Wijaya Karya (Persero), ITDC dan Menjangan Group

18. Kerja sama pembiayaan proyek Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika antara ITDC dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senilai US$248 Juta

19. Kerja sama Hedging nilai tukar berbasis Syariah senilai US$128 juta antara PT SMI dan Maybank

 

Menko Darmin Sambut Baik Komitmen BUMN

Menko Perekonomian Darmin Nasution dalam sambutannya mengatakan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, sejak awal memang sangat bersemangat dan fokus untuk membangun infrastruktur dan proyek strategis.

Menurutnya, dalam tahun ketiga, bukan hanya pertumbuhan yang berjalan baik, tetapi kemiskinan turun konsisten, tingkat pengangguran turun, dan tingkat inflasi menurun konsisten.

“Kami menyambut baik kerja sama yang diteken. Ini sejalan dengan apa yang dilakukan di IMF-WBG 2018,” ujarnya.

Menteri Darmin menyudahi sambutannya dengan mengajak melaksanakan apa yang sudah ditandatangani. Pihaknya akan mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk membuka ruang dan memudahkan para investor.

“Memberikan insentif kepada investor tentunya sektor tertentu”

 

WIKA-Menjangan Group Kembangan Infrastruktur & Wisata di Bali Utara

Penandatangan Head of Agreement antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan Menjangan Group untuk pengembangan destinasi pariwisata dan infrastructure di Wilayah Utara Bali.

HoA diteken oleh Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Chief Executive Officer ITDC Abdulbar M. Mansoer, Janitra Limmantoro, Chief Executive Officer Menjangan Group.

Pengembangan yang dilakukan berupa resort yang berlokasi di Wilayah Utara Bali yang ditargetkan beroperasi pada 2022. Nilai investasi mencapai US$198 juta.

 

Pertamina-CPC Corporation Taiwan Bentuk Joint Venture

Penandatangan Framework Agreement antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation, Taiwan yang akan menetapkan peran dan tanggung jawab kedua pihak dan mengkonfirmasi pengembangan dasar dan pelaksanaan proyek.

Dalam kerja sama tersebut, Pertamina dan CPC akan membentuk joint venture yang bekerja sama untuk pengembangan skala naphtha cracker dan membangun unit turunan hilir yang dapat memenuhi kekurangan produk di Indonesia seperti propylene, polyethylene, dan butadiene.

Penandatangan dilakukan antara Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Chairman CPC Corporation, Taiwan, Chein Tai. Nilai kesepakatan tersebut senilai US$6,5 miliar.

 

Antam Teken HoA dengan OENI Senilai US$320 Juta

PT Aneka Tambang Tbk menekan Head of Agreement (HoA) dengan Ocean Energy Nickel International Pty Ltd (OENI) dengan nilai kesepakatan US$320 juta.

HoA berisi di mana Antam akan menyedian pasokan bijih nikel yang stabil untuk proyek NPI Blast Furnac di Halmahera, Maluku Utara. OENI akan memastikan keuangan dari keseluruhan proyek dan penyelesaian konstruksi sesuai jadwal dengan porsi kepemilikan 70% dan Antam 30%.

Penandatangan HoA dilakukan oleh Arie Prabowo Ariotedjo, Direktur Utama Aneka Tambang dan Li Pingsheng, Chairman and Director Ocean Energy Nickel International.

 

Pindad Gaet Waterbury Bangun Pabrik Amunisi

PT Pindad (Persero) menekan kemitraan strategis dengan Waterbury Farrel untuk pembangunan pabrik amunisi kecil di Turen, Malang.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Pindad Abraham Mose dan President & CEO Magnum Integrated Technology Inc. Waterbury Farrel Division dengan nilai investasi mencapai US$100 juta.

Adapun, skema kooperasi yakni built operate transfer (BOT) selama 10 tahun. Pindad akan menyiapkan lahan kemudian Waterbury Farrel akan menjadi mitra teknologi. Pendanaan akan disediakan oleh investor lokal atau perbankan.

 

GMF AeroAsia Teken Kemitraan dengan KLM

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. meneken kemitraan strategis dalam Industri maintenance repair and overhaul (MRO) dan aviasi dengan Air France Industries KLM Engineering&Maintenance.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Maintenance Facility AeroAsia Iwan Joeniarto dan Anne Brachet EVP Air France Industries-KLM E&M.

Kerja sama tersebut akan fokus menggarap fasilitas utama GMF di Jakarta. Potensi nilai bisnis mencapai US$400 juta dalam 10 tahun.

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. meneken kemitraan dengan PT China Communications Construction Indonesia.

Keduanya meneken perjanjian bersyarat dalam bentuk skema joint venture atau pembiayaan proyek yang mengkhususkan kepada perawatan pesawat, perbaikan, operasi, dan penerbangan terkait.

Secara detail, China Communication Construction akan melakukan penyertaan ekuitas dengan potensi nilai bisnis US$500 juta.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Maintenance Facility AeroAsia Iwan Joeniarto dan Presiden Direktur China Communications Construction Indonesia Fan Yilin.

 

Menteri Rini Buka Peluang Bagi Investor

Dalam sambuntannya, Menteri Rini mengatakan sebagai langkah kongkret, Kementerian BUMN membuka peluang bagi investor untuk investasi proyek infrastruktur di Indonesia. "Siang ini, kita akan menyaksikan penandatanganan 14 BUMN dengan 19 transaksi, dengan total transaksi US$13,5 miliar.

Rini menyebut strategic partnership mendominasi. Kerja sama tersebut mencakup jalan tol, migas, hingga pariwisata.

Salah satu yang paling besar yakni penandatanganan Framework Agreement antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation, Taiwan yang akan menetapkan peran dan tanggung jawab kedua pihak dan mengonfirmasi pengembangan dasar dan pelaksanaan proyek.

Dalam kerja sama tersebut, Pertamina dan CPC akan membentuk joint venture yang bekerja sama untuk pengembangan skala naphtha cracker dan membangun unit turunan hilir yang dapat memenuhi kekurangan produk di Indonesia seperti propylene, polyethylene, dan butadiene.

“Kerja sama Pertamina bisa menekan penggunaan devisa,” ujar Rini.

 

Menteri BUMN & Menko Perekonomian Hadiri IIF

Menko Perekonomian Darmin Nasution, bersama Menteri BUMN Rini M. Soemarno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tiba di lokasi acara signing ceremony BUMN di acara Indonesia Investment Forum 2018.

 

Puluhan BUMN Bersiap Signing Ceremony

 

Puluhan perseroan pelat merah akan melakukan signing ceremony sebagai rangkaian Indonesia Investment Forum 2018 yang berlangsung di sela-sela Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali hari ini, Kamis (11/10/2018).

Signing ceremony tersebut rencananya akan berlangsung pada pukul 14.00 di Inaya Putri Bali, Kamis 11 Oktober 2018. Penandatangan tersebut akan disaksikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno dan Presiden Joko Widodo.

Dari book of signing yang dibagikan sebelum acara dimulai, terdapat 19 kesepakatan yang bakal diteken oleh perseroan pelat merah. Adapun, jenis kerja sama beragam mulai dari pinjaman perbankan, joint venture, penerbitan instrumen pembiayaan di pasar modal, head of agreement, hingga mitra strategis.

Nama-nama BUMN yang akan turut terlibat diantaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk., dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

 

 

Penulis: M. Nurhadi Pratomo

Sumber: http://finansial.bisnis.com/read/20181011/9/847578/indonesia-investment-forum-2018-bumn-bangun-komitmen-baru-pembiayaan-infrastruktur

BERITA TERPOPULER
"BUMN Bersinergi" Bangun 1.300 Hunian Sementara di Lombok
"BUMN Bersinergi" telah berhasil membangun sekitar 1.300 hunian sementara (huntara) di sej...
23 Oct 2018
Tidak Ada Kebohongan dalam Divestasi Freeport
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menegaskan tidak ada kebohongan dalam divestasi ...
23 Oct 2018
Indonesia Akan Segera Memiliki Pabrik Ban Pesawat Pertama
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggandeng BUMN asal China untuk mendirikan pabrik ban pesawat pe...
22 Oct 2018
Inalum-Freeport Segera Rampungkan Transaksi Divestasi
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menyatakan penentuan kursi manajemen o...
22 Oct 2018
BTN Ajak Generasi Milenial Jadi Pengusaha Properti
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendorong generasi milenial untuk menjadi pengusaha...
22 Oct 2018
Strategi Garuda Indonesia Sejahterakan Karyawan
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk beberapa waktu lalu sempat mendapat kecaman dari serikat-serikat k...
22 Oct 2018
BUMN dan UMKM dikerahkan percepat rekonstruksi Lombok
Pemerintah mengerahkan sejumlah BUMN dan berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memp...
22 Oct 2018
AP II Gondol 3 Penghargaan pada Ajang Stevie Awards 2018
 PT Angkasa Pura II berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Stevie Awards 2018 yang merupak...
22 Oct 2018
BUMN Diklaim Kuasai 60 Persen Produksi Minyak Domestik
Pemerintah mengklaim telah berhasil mengalihkan hampir 60 persen produksi minyak domestik kepada PT&...
22 Oct 2018
BNI & Mandiri Gerak Cepat Bangun Hunian Sementara di Sigi
Pascagempa yang melanda sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ...
22 Oct 2018